BALI – Permukiman pemulung yang sebagian besar para pengumpul barang bekas di Denpasar Bali, ludes terbakar oleh si jago merah, Sabtu (7/2/2021) lalu. Kobaran api melahap empat gudang rongsokan sekaligus.
Sebanyak 71 warga terdampak. Sudah lebih dari sepekan, mereka masih bertahan di Sekolah Dasar (SDN) 29 Denpasar, Bali.
Wahyu Sri Handono, Pimpinan Dompet Dhuafa (DD) Bali, mengatakan bahwa Dompet Dhuafa Bali berkolaborasi dengan MT Qurrata A’yun mendistribusikan bantuan bagi penyintas kebakaran di Denpasar, Bali.
Wahyu menambahkan, selain bantuan uang tunai, DD Bali bersama MT Qurrata A’yun juga mendistribusikan pakaian layak pakai, masker selusin, dua wajan, satu panci, dua kompor tungku, satu tabung gas elpiji tiga kilogram (kg), dan air mineral lima dus.
“Harapan dari kami atas kolaborasi ini semoga bisa terjalin berbagai kegiatan kemanusiaan, terutama bagi penyintas yang terdampak. Kami berikan bantuan dalam bentuk uang tunai karena tanah yang mereka tempati masih kontrak dan akan berencana pulang ke Jawa. Sehingga, bisa buat tambah ongkos sewa kendaraan. Sementara leralatan dapur kita berikan sesuai permintaan para korban,” ujar Wahyu di sela-sela pendistribusian bantuan, Selasa (16/2/2021).
Wahyu mengatakan, DD Bali akan selalu memberikan sumbangsih yang terbaik untuk masyarakat yang terdampak baik kebakaran, banjir, tanah longsor, dan gunung meletus di Pulau Bali, agar bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak melalui penggalangan donasi.





