JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme amil untuk memperkuat pengelolaan zakat yang optimal, transparan, dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui Certified Amil Development Program (CADP) 2026 yang digelar Dompet Dhuafa melalui unit Mitra Pengelola Zakat (MPZ). Pembukaan dan Studium Generale CADP 2026 berlangsung secara daring dan di Sasana Budaya, Gedung Philanthropy, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2026).
Mengusung tema “Penguatan Profesionalisme dan Kompetensi Amil dalam Membangun Peradaban Zakat Berkelanjutan”, kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta. Pembukaan secara simbolis dilakukan Ketua Dewan Pengurus Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini dengan pemukulan gong.
Deputy Corporate Secretary Dompet Dhuafa Dian Mulyadi mengatakan, perkembangan kebutuhan umat dan meningkatnya ekspektasi terhadap dampak zakat membuat amil perlu terus memperkuat kapasitasnya.
“Hari ini kita menghadapi tantangan yang luas dalam mengelola dana zakat secara umum. Ekspektasi umat juga semakin besar akan dampak dari zakat. Tentu ini menuntut untuk kita melakukan transformasi dan agility dalam kesinambungan. Maka CADP ini momen pengayaan diri untuk lebih profesional dan lebih kuat dalam menjalankan amanah,” ujar Dian.
General Manager Pengembangan Jaringan Dompet Dhuafa Bobby P. Manullang menilai sertifikasi amil penting untuk menjaga akuntabilitas, standardisasi, kepercayaan publik, serta mengurangi risiko tata kelola.
Menurutnya, amil juga perlu memahami kepatuhan syariah, regulasi pemerintah dan antarnegara, pencegahan pencucian uang serta pendanaan terorisme, hingga transparansi keuangan.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Dewan Pengawas Syariah Dompet Dhuafa Prof. Dr. Djawahir Hejazziey dan Kepala Sekolah-Sekolah Amil Indonesia Dimas Pamungkas sebagai narasumber. Keduanya memberikan penguatan mengenai peran strategis amil dalam membangun ekosistem zakat yang profesional dan terpercaya.
Salah satu peserta, Jalal Mahali dari Yayasan Masjid Al Hidayah Modernland, menilai CADP memberikan perspektif baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan profesionalitas amil zakat.





