JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) menggelar pelatihan budi daya lobster air tawar di Lataz Farm, Desa Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi pemuda sekaligus memutus mata rantai kemiskinan.
Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (5/7/2026) ini merupakan bagian dari Program Penguatan Pemuda dan Keluarga Tangguh.
Sebanyak 25 anak muda dari wilayah Jabodetabek mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berasal dari berbagai komunitas, mulai dari aktivis masjid, karang taruna, hingga komunitas pembudi daya.
LPM Dompet Dhuafa menilai generasi muda memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku usaha karena kreativitas, semangat, dan daya juang yang tinggi.
Penanggung Jawab Program Keluarga Tangguh LPM Dompet Dhuafa, Priyanto, mengatakan pelatihan ini bertujuan membuka peluang usaha baru melalui budi daya lobster air tawar yang masih memiliki pasar luas.
“Kebutuhan pasarnya itu juga masih banyak, sehingga ada potensi besar untuk anak-anak muda ini menjadi pembudi daya sekaligus entrepreneur. Harapannya, mereka tidak lagi sibuk mencari kerja, tetapi justru mampu menciptakan lapangan kerja baru di daerahnya masing-masing,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan, Dompet Dhuafa membekali peserta dengan paket budi daya lobster skala rumahan, paket benih dan induk berkualitas, serta pendampingan intensif dari tim ahli Lataz Farm selama beberapa minggu pertama agar usaha yang dijalankan memiliki peluang keberhasilan lebih tinggi.
Pemilik Lataz Farm, Kang Apang, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, program ini mampu mendorong anak muda menjadi lebih produktif sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Melalui program ini, Dompet Dhuafa berharap lahir lebih banyak wirausaha muda yang mandiri dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat perekonomian masyarakat di berbagai daerah.





