JAKARTA, KBKNEWS.id – Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan kepada Ibu Sukiyem (65), warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang kehilangan rumah.
Rumah sekaligus sumber mata pencaharian hilang setelah kediamannya runtuh akibat erosi di bantaran Banjir Kanal Barat pada 26 Juni 2026.
Rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal sekaligus lokasi berjualan minuman dingin itu roboh setelah tepian kanal terus terkikis erosi hingga tak mampu lagi menopang bangunan.
Akibat peristiwa tersebut, Ibu Sukiyem kini terpaksa tinggal sementara di rumah kerabat dan belum dapat kembali berjualan.
Melihat kondisi tersebut, tim LPM Dompet Dhuafa melalui program Layanan Mustahik bergerak cepat memberikan bantuan berupa dana tunai yang berasal dari amanah para donatur. Bantuan diserahkan pada 29 Juni 2026 untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari Ibu Sukiyem dan keluarganya selama masa pemulihan.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian LPM Dompet Dhuafa kepada saya dan keluarga. Alhamdulillah, bantuan ini sangat meringankan beban kami,” ujar Ibu Sukiyem.
Dompet Dhuafa menyebut bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah, sekaligus bentuk penyaluran amanah zakat, infak, dan sedekah dari para donatur agar dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan.
Saat ini, proses penanganan reruntuhan rumah Ibu Sukiyem tengah dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Diharapkan, bantuan yang diterima dapat meringankan beban keluarga serta menjadi penyemangat bagi Ibu Sukiyem untuk kembali bangkit dan melanjutkan usahanya setelah kondisi memungkinkan.
Dengan dukungan berbagai pihak, harapan untuk memiliki tempat tinggal yang layak dan kembali memperoleh penghasilan perlahan mulai terbuka.





