HALMAHERA – Masa tanggap darurat bencana di Halmahera Selatan telah berakhir, namun Dompet Dhuafa tidak berhenti melakukan intervensi kepada para korban, dengan fokus pada masa recovery dan rekontruksi, yaitu pemulihan pasca tanggap darurat.
Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa juga fokus pada perbaikan sarana umum, seperti sanitasi dan juga MCK. Terbaru, perbaikan MCK dilakukan di wilayah Desa Gane Luar, Halmahera Selatan. Tidak hanya sampai di situ, DMC juga menyalurkan bantuan logistik perlengkapan bayi dan matras kepada warga.
“Pemerintah daerah menutup masa tanggap darurat gempa Halmahera secara resmi berakhir Minggu, 28 Juli 2019. Di fase rehabilitasi dan rekonstruksi DMC Dompet Dhuafa fokus pada perbaikan sarana sanitasi MCK di wilayah Desa Gane Luar, Halmahera Selatan. Kami juga mendistribusiakan logistik perlengkapan bayi dan matras untuk warga,” terang Erwandi ‘Bojek’ Saputra, dari DMC Dompet Dhuafa, dikutip Zul dari redaksi DD.
Data terbaru dari DMC Dompet Dhuafa, setidaknya 11 orang dinyatakan meninggal dunia karena gempa tersebut, 129 jiwa lainnya mengalami luka-luka. Sebanyak 2.776 unit rumah rusak, dengan empat jembatan rubuh dan sekitar 86 unit fasilitas umum rusak. Hal tersebut membuat lebih dari 4.000 warga mengungsi. Kerugian yang diakibatkan oleh bencana tersebut ditaksir sebesar Rp. 300 Milliar. Hingga akhirnya tanggap darurat dicabut pada 28 Juli lalu.





