
BANDUNG – Dompet Dhuafa Jawa Barat (DD Jabar) dan Disaster Management Center (DMC) mendistribusikan 40 selimut bayi dan 16 selimut lansia di tenda pengungsian Lapangsari, Desa Cibeureum, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, Rabu (18/9/2024).
“Kami mendistribusikan 40 selimut bayi dan belasan selimut untuk lansia,” ujar Taqi Falsafati selaku PIC Penanganan Respons Gempa Bandung DMC Dompet Dhuafa melapor dari lapangan.
Taqi menambahkan, tim juga kembali mendistribusikan 12 selimur lansia, 20 kasur portable, 13 selimut balita dan 17 terpal kepada pengungsian Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Sebelumnya Tim DD Jabar telah melakukan asesmen dan turut serta dalam aksi evakuasi korban menggunakan ambulans untuk segera diobati oleh tim medis.
Waktu sudah menunjukan pukul 03:00 dini hari, namun tim tetap melakukan pendistribusian kepada penyintas gempa bumi yang kedinginan dan sedang mengungsi.
Pasalnya, suhu udara yang terlalu dingin tanpa penanganan dan pencegahan yang tepat, dapat mengakibatkan paru-paru basah atau yang biasa disebut Pneumonia, penyakit lain yang mematikan akibat suhu udara dingin adalah Hipotermia.

Pantauan lapangan beberapa rumah mengalami rusak ringan, sedang hingga berat. Suhu juga menunjukan titik terdingin yakni 10 derajat Celcius.
Penyintas juga memutuskan untuk tidur di tenda pengungsian dan halaman depan rumah pribadi. Warga masih mengkhawatirkan gempa susulan di malam hari.
DMC dan DD Jabar akan terus memberikan layanan tanggap darurat menyesuaikan tanggal tanggal darurat selesai. (DMC DD/AFP)




