Dompet Dhuafa Operasikan Dapur Umum untuk Penyintas Banjir Solok

JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) mengoperasikan dapur umum di Desa/Jorong Koto, Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, sejak Sabtu (29/11/2025).

Dapur umum tersebut dihadirkan untuk memastikan kebutuhan makanan penyintas yang tidak lagi bisa memasak karena dapur mereka terendam air dan lumpur.

Layanan pangan ini menjangkau empat jorong terdampak, yaitu Jorong Talao di Nagari Singkarak serta Jorong Koto, Pinyangek, dan Guci (Muaro) di Nagari Sumani. Pada hari pertama, tim relawan mendistribusikan 228 porsi makan pagi dan menyiapkan konsumsi untuk malam harinya.

Menurut Situation Report DMC Dompet Dhuafa, dari total 16 wilayah terdampak banjir, masih terdapat enam kabupaten dan kota yang memerlukan penanganan lanjutan. Daerah tersebut meliputi Agam, Padang Pariaman, Solok, Kota Padang, Tanah Datar, dan Padang Panjang. Meskipun cuaca mulai membaik, akses jalan di sejumlah titik masih terputus.

Relawan DMC di lapangan terus memantau perkembangan untuk memastikan setiap bantuan tepat sasaran. Dewa Rahmana, Relawan DMC Dompet Dhuafa di Singkarak, menyampaikan, “Kami memastikan ketersediaan makanan bagi warga terdampak banjir. Banyak warga tidak bisa memasak karena peralatan dapur mereka rusak atau tertimbun lumpur.”

Dewa menambahkan bahwa debit air Danau Singkarak masih tinggi dan sempat meluap hingga ke rumah-rumah di sekitar dermaga, meskipun air sungai sudah mulai menyusut seiring cuaca cerah.

Sejumlah upaya penanganan sudah dijalankan DMC Dompet Dhuafa, mulai dari evakuasi warga, pengoperasian dapur umum dan pos hangat, aksi bersih material lumpur, distribusi air bersih, hingga penyediaan Taman Ceria untuk anak-anak penyintas.

Respons serupa juga dilakukan di wilayah lain di Pulau Sumatra. Di Aceh, tim mendukung dapur umum dan berusaha menjangkau Pidie Jaya. Di Sumatra Utara, relawan membantu membersihkan material lumpur yang menghambat jalur transportasi dan permukiman. Sementara di Sumatra Barat, tim fokus pada evakuasi, pembukaan dapur umum, pos hangat, serta pembersihan lokasi yang terkena banjir.

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here