JAKARTA – Dompet Dhuafa Farm (DD Farm) membangun greenhouse seledri seluas 2.000 m persegi pada awal Januari 2024. Greenhouse dibangun di Kampung Cimaung Kadu, Desa Sukaraja, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten.
Greenhouse sentra seledri ini merupakan yang terbesar di Banten dengan lahan seluas 1,5 hektare. Panen seledri ini diharapkan dapat membantu pasokan untuk makan bergizi gratis (MBG) di Serang.

Pimpinan Dompet Dhuafa Banten Mokhlas Pidono menjelaskan di Serang saja, data dari pedagang pasar hasil wawancara, kebutuhan seledri mencapai lebih dari satu ton dalam sehari. Sementara, sentra seledri DD Farm seluas 2.000 m2, baru mampu menyuplai antara 150-200 kg per hari.
“Mudah-mudahan salah satu visinya bisa menyuplai MBG,” kata Mokhlas di lokasi, Senin (10/2/2025).
Dia menjelaskan sejatinya seledri merupakan tanaman yang timbuh di dataran tinggi. Namun, dengan bantuan ahli dan teknologi, seledri bisa ditanam di Serang.
Selain itu, jika ditanam di media tanah seledri memnutihkan waktu yang lama untuk dipanen. “Kalau di tanah 90 Hari, setelah dipanen tidak bisa seledri lagi. Artinya tidak bisa continue,” katanya.
Berbeda dengan greenhouse, seledri bisa dipanen selama 40 Hari. Selain itu, tanaman bisa diteruskan tanpa harus diberi jeda.
“Jual ke tukang bakso sekilo bisa Rp25 ribu per kilogram,” ujarnya.





