JAKARTA, KBKNEWS.id – Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) memperkuat kapasitas relawan kemanusiaan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, melalui pelatihan kesiapsiagaan bencana yang digelar pada 25–26 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kemampuan relawan menghadapi ancaman banjir, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta bencana lainnya yang kerap melanda wilayah Kalimantan.
Selama dua hari, peserta mendapatkan materi dasar manajemen bencana, mulai dari mengenali perbedaan bencana dan fenomena alam, menghitung tingkat kerentanan, hingga memetakan risiko.
Pelatihan juga diisi praktik pertolongan pertama bersama PMI Katingan, seperti penggunaan bidai dan teknik evakuasi korban, serta pelatihan pemadaman api skala ringan dari Damkar Katingan.
Pjs. Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Kalimantan Tengah, Puji Siswanto, mengatakan penguatan kapasitas relawan menjadi langkah penting untuk mempercepat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Menurutnya, relawan membutuhkan pembekalan dan dukungan agar mampu merespons situasi darurat secara cepat dan tepat.
Kalimantan merupakan salah satu wilayah yang rutin menghadapi bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan kabut asap akibat karhutla.
Dampaknya tidak hanya merusak lingkungan dan infrastruktur, tetapi juga mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kehidupan sosial.
Tim Mitigasi, Pendidikan dan Pelatihan Kebencanaan DMC Dompet Dhuafa, Azis, menegaskan peningkatan kemampuan relawan menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan di tingkat komunitas.
Melalui pelatihan ini, DMC berharap para relawan mampu menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi, edukasi, dan penanganan bencana di wilayah Kalimantan Tengah.





