JAKARTA, KBKNEWS.id – Curah hujan tinggi selama sepekan terakhir memicu banjir bandang dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatra, terutama Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Debit sungai yang meluap serta pergerakan tanah membuat puluhan daerah terendam, akses transportasi terputus, rumah hanyut, serta ribuan warga harus mengungsi.
Dompet Dhuafa melalui DMC dan kantor cabang di tiga provinsi segera mengaktifkan respons darurat. Tim melakukan evakuasi warga, distribusi pangan, hingga penyediaan perlengkapan darurat bagi para penyintas. Banyak warga hanya menyelamatkan diri dengan pakaian yang melekat, sementara kelompok rentan seperti anak-anak, ibu, dan lansia harus tinggal di pengungsian dengan fasilitas terbatas.
“Kami fokus pada penyelamatan dan pencarian korban, sekaligus mendirikan dapur umum di beberapa titik. Untuk memudahkan koordinasi, posko utama kami aktifkan di Medan sebagai lokasi aman terdekat,” ujar Shofa Qudus, Kepala DMC Dompet Dhuafa.
Sejumlah pos respons kini beroperasi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dilengkapi kendaraan taktis, perahu karet, tabung oksigen, hingga perlengkapan evakuasi lainnya. Kontak petugas lapangan disebar agar warga dapat mengakses bantuan secepatnya.
Dompet Dhuafa juga membuka kanal donasi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan para penyintas di Sumatra melalui laman digital.dompetdhuafa.org/donasi/prayforsumatera.




