Dompet Dhuafa Respon Kekeringan Banten

Dompet Dhuafa mensuplai air bersih untuk warga Banten yang kekeringan. Foto: Dompet Dhuafa

CILEGON – Dompet Dhuafa respons kekeringan di wilayah Provinsi Banten. Hasil survey Tim respons Dompet Dhuafa mendapati kekeringan sudah terjadi lebih dari 1 bulan, warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Daerah yang terdampak kekeringan di antaranya Kampung Watulawang dan Pasir Salam, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten.

Untuk mendapatkan air bersih, warga harus rela membeli air untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga Rp 500 per jeriken. Setiap musim kemarau 2 kampung ini memeang sudah kerap sering kali mengalami kekeringan.

Pihak pemerintah setempat sudah mengantisipasi dengan melakukan pengeboran di wilayah tersebut, tetapi sumur bor ini sudah lama tidak bisa digunakan karena sumur ini juga kering dan harus dibor lebih dalam lagi.

“Untuk mendapatkan air bersihpun pengeboran harus berjarak sekitar 300 meter dari permukaan tanah, membuat warga kesulitan membuat sumur bor,” jelas Gun Gun, Markom Dompet Dhuafa Banten mengutip hasil survey tim respon Dompet Dhuafa.

Tim respons Dompet Dhuafa terjun langsung untuk penyaluran air bersih untuk warga di 2 kampung tersebut. Perjalanan yang ditempuh memang sangatlah tidak mudah, jalan yang cukup rusak dan cukup terjal menanjak membuat mobil tanki air bersih mengalami kendala saat menuju lokasi. Hampir 2 jam perjalanan yang kami tempuh untuk sampai ke titik lokasi pendistribusian air bersih untuk warga di Kampung Watulawang dan Pasir Salam. “Padahal dengan menggunakan speda motor perjalanan yang ditempuh hanya memakan waktu 1 jam dari Kota Serang” ujar Fahmi tim respons.

Dengan adanya penyaluran air bersih ini, semoga bisa membantu warga sekitar untuk kebutuhan minum dan memasak setiap harinya. Selain itu juga harapanya banyak pihak yang mau bantu mensuplay air bersih untuk warga di Kampung Watulawang dan Pasir Salam. Karena bukan hanya untuk kebutuhan minum dan memasaka saja, untuk wudhu dan mandi saja tidak cukup dan terkadang mereka sering kali bertayamum saat akan melaksanakan ibadah sholat. Terima kasih atas bantuanya, saya selaku tokoh masyarakat disini mewakili warga kampung sini, sangat terbantu sekali dengan bantuan air bersih ini” ujar Suhemi selaku Tokoh Masyarakat.

Advertisement