JAKARTA, KBKNEWS.id – Banjir yang merendam Gampong Kubu, Kecamatan Peusangan, Bireuen, menyisakan lumpur dan duka bagi ratusan warga.
Sebanyak 782 jiwa dari 239 kepala keluarga terdampak dan terpaksa mengungsi ke Meunasah Kubu. Di antara mereka, terdapat ibu hamil yang harus bertahan dalam kondisi serba terbatas.
Salah satunya adalah Juliana (26), yang saat itu tengah hamil delapan bulan. Bersama anak pertamanya yang masih balita, ia mengungsi ketika air dan lumpur setinggi pinggang orang dewasa masuk ke rumahnya.
Dalam situasi tidak menentu, kebutuhan ibu hamil dan bayi menjadi perhatian penting.
Merespons kondisi tersebut, Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan perlengkapan bayi (baby kit) kepada para ibu terdampak banjir di Aceh pada Jumat (13/02/2026). Bantuan ini merupakan amanah dari para mitra kebaikan yang mempercayakan donasinya untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Baby kit yang disalurkan berisi perlengkapan dasar bagi bayi baru lahir, sebagai bentuk dukungan agar para ibu dapat menjalani masa persalinan dan perawatan bayi dengan lebih layak meski dalam masa pemulihan pascabencana.
Fadel Aldimas, Digital Partnership Dompet Dhuafa, menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para ibu hamil dan menyusui. “Ini adalah titipan kepedulian dari para mitra agar para ibu tetap kuat dan bayi-bayi mereka mendapatkan kebutuhan dasarnya,” ujarnya.
Kini, sebagian warga mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur dan memperbaiki kerusakan. Meski tantangan belum sepenuhnya usai, kehadiran bantuan tersebut menjadi penguat bahwa mereka tidak sendiri.
Dompet Dhuafa terus berkomitmen mendampingi masyarakat terdampak bencana melalui layanan yang tepat sasaran, agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan harapan dapat kembali tumbuh di tengah keterbatasan.





