Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Komarudin, Korban Rumah Runtuh di Jaksel

JAKARTA, KBKNEWS.id — Musibah rumah runtuh membuat Komarudin dan keluarganya kehilangan tempat tinggal. Rumah mereka di Jalan H Nurisan, RT 08/RW 03, Kelurahan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ambruk pada Sabtu (22/8/2026) malam.

Beberapa hari setelah kejadian, bantuan dari Dompet Dhuafa hadir untuk meringankan beban keluarga tersebut. Melalui Tim Program Layanan Mustahik (Lamusta) Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM), Dompet Dhuafa menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan mendesak pada Senin (24/8/2026).

Komarudin, kepala keluarga, mengatakan bantuan tersebut menjadi bantuan pertama yang diterima keluarganya sejak musibah terjadi.

“Jujur, ini bantuan pertama yang kami terima. Terima kasih banyak kepada donatur LPM Dompet Dhuafa atas kepeduliannya,” ujar Komarudin dengan mata berkaca-kaca.

Musibah terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Komarudin baru pulang bekerja dan belum sempat beristirahat ketika lantai dua rumahnya yang berbahan beton tiba-tiba ambruk.

Sebelum kejadian, sejumlah warga sempat mendengar suara tembok retak dan guguran material dari bagian atap kanopi. Tak lama kemudian, listrik padam dan struktur bangunan runtuh.

Reruntuhan menimpa istri Komarudin, Tarini (37), yang tengah hamil besar, serta anak-anak mereka yang sedang tertidur. Tarini mengalami luka pada bagian kepala dan kaki hingga sempat tidak sadarkan diri. Ia bersama anak-anaknya juga sempat terjebak di bawah puing bangunan.

Warga sekitar berupaya melakukan pertolongan, tetapi proses evakuasi terkendala material bangunan yang menutup akses. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan kemudian mengerahkan 11 personel untuk membantu proses evakuasi.

Seluruh korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari reruntuhan dan mendapatkan perawatan medis. Setelah diperbolehkan pulang, keluarga tersebut tidak dapat kembali ke rumah karena bangunan mengalami kerusakan parah dan telah dipasangi garis polisi.

Keluarga yang terdiri dari empat orang itu kemudian mengungsi di posyandu terdekat. Mereka juga tidak sempat menyelamatkan harta benda dari rumah yang runtuh.

Dalam kondisi tersebut, bantuan Dompet Dhuafa menjadi dukungan awal bagi Komarudin dan keluarganya untuk memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus melewati masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal.

Melalui respons kemanusiaan ini, Dompet Dhuafa berupaya memastikan masyarakat yang terdampak musibah tetap mendapatkan perhatian dan bantuan ketika berada dalam kondisi rentan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here