Dompet Dhuafa Salurkan Rp422 Miliar Dana ZISWAF Sepanjang 2025

JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) sebesar Rp422,94 miliar sepanjang tahun 2025.

Capaian tersebut disampaikan dalam ajang Indonesia Humanitarian Summit (I-HitS) 2026 yang digelar di Nusantara TV Tower, Pulomas, Jakarta Timur, Kamis (15/1/2026), sebagai bentuk akuntabilitas publik atas pengelolaan amanah para donatur.

Mengawali tahun 2026, Dompet Dhuafa memaparkan laporan kinerja pengelolaan ZISWAF melalui forum tahunan I-HitS 2026 yang mengusung tema “Empowerment to The Next Level”. Tema ini menegaskan komitmen Dompet Dhuafa untuk tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga mendorong solusi berkelanjutan berbasis pemberdayaan agar mustahik mampu keluar dari lingkar kemiskinan dan hidup lebih mandiri.

Sepanjang 2025, Dompet Dhuafa mencatat total penghimpunan dana sebesar Rp426,51 miliar. Dana tersebut disalurkan melalui lima pilar program, yakni kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, dakwah, dan budaya. Penyaluran tersebut menjangkau 2.828.823 penerima manfaat melalui 3.632.925 layanan, dengan tingkat efektivitas penyaluran mencapai 103 persen berdasarkan Allocation to Collection Ratio dan Zakat Core Principle.

Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menyampaikan bahwa laporan tahunan ini merupakan refleksi perjalanan panjang Dompet Dhuafa sebagai lembaga filantropi Islam yang telah lebih dari tiga dekade mengelola amanah masyarakat.

Menurutnya, berbagai inovasi dan kolaborasi terus dikembangkan agar program pemberdayaan benar-benar memberi dampak nyata dan berkelanjutan.

Di tengah ketidakpastian global, meningkatnya gelombang pemutusan hubungan kerja, serta makin rentannya kelompok menengah terhadap kemiskinan, Dompet Dhuafa menilai pemberdayaan menjadi kunci pengentasan kemiskinan.

Meskipun data BPS mencatat penurunan angka kemiskinan per Maret 2025, kondisi di lapangan menunjukkan ketimpangan ekonomi masih dirasakan di banyak daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Agama menegaskan bahwa keberhasilan lembaga zakat tidak semata diukur dari besarnya penghimpunan dana, melainkan dari sejauh mana penerima manfaat mampu bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki.

Melalui sinergi dengan pemerintah, mitra strategis, relawan, dan masyarakat, Dompet Dhuafa optimistis ZISWAF dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat kesejahteraan dan kohesi sosial nasional.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here