JAKARTA, KBKNEWS.id — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, sedikitnya terdapat 11 titik api yang tersebar dan terus meluas sehingga mengancam kesehatan masyarakat.
Merespons kondisi tersebut, Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) mengerahkan Tim Respons Cepat untuk bergabung bersama Tim Gabungan Pos Siaga II Karhutla sejak Senin (3/8/2026). Tim fokus melakukan pemadaman di tiga titik, yakni kawasan Bumi Raya 2, Jalan Jenderal Sudirman KM 5 Gang Akasia, dan area belakang SMAN 4 Sampit.
Dalam proses pemadaman, tim menghadapi medan yang cukup ekstrem. Minimnya ketersediaan air dan sulitnya akses menuju lokasi menjadi kendala utama. Anggota Respons DMC Dompet Dhuafa, Muhammad Maulana, mengatakan kobaran api masih aktif meski pemadaman telah dilakukan sejak pagi.
“Kobaran api yang terus aktif sulit dipadamkan meskipun upaya telah dilakukan sejak pagi. Selain akses menuju sumber air yang sangat jauh, selang pemadam yang kami gunakan juga kurang panjang. Ini menjadi hambatan saat proses pengambilan air,” ujar Maulana.
Pemadaman dilakukan secara maraton mulai pukul 10.22 WIB. Tim terus berupaya menjinakkan api yang menjalar, sebelum operasi dihentikan sementara pada pukul 19.30 WIB dan dilanjutkan kembali pada Selasa pagi.
Karhutla juga berdampak terhadap kondisi kesehatan warga. Asap tebal membuat Kotim masuk dalam kategori darurat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Data Tim Operasi Gabungan Siaga II Karhutla mencatat sedikitnya 150 warga telah terdata mengalami ISPA. Sejumlah petugas yang terlibat dalam pemadaman juga mulai mengalami gangguan pernapasan.
“Kondisi udara kian memburuk. Pasien terdata sudah mencapai 150 orang. Di lapangan, anggota tim gabungan yang turut serta dalam pemadaman pun banyak yang merasakan sesak napas,” tambah Maulana.
Selain membantu pemadaman, DMC Dompet Dhuafa turut memberikan dukungan kepada para personel di lapangan. Tim menyalurkan makanan siap santap ke Pos Tim Operasi Gabungan Siaga II Karhutla dan Pos Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kelurahan Baamang, Kotim.
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu menjaga stamina para petugas dan relawan yang berjibaku memadamkan api.
Selanjutnya, DMC Dompet Dhuafa terus bertahan di lokasi untuk melakukan penyisiran terhadap titik-titik api yang sulit dijangkau. Tim juga memantau kebutuhan mendesak masyarakat serta para relawan yang berada di lapangan.





