Dua Bom di Mindanao, Tujuh Terluka

Ilustrasi/ AFP

FILIPNA – Tujuh orang terluka akibat dua ledakan bom yang mengguncang sebuah pomp bensin di kota Filipina selatan dekat markas para pemberontak.

Bahan peledak dilemparkan pada Senin (17/4/2017) malam di atap stasiun bensin di kota Tacurong di pulau Mindanao, yang telah diganggu oleh pemberontak Muslim selama puluhan tahun.

Juru bicara polisi daerah Superintendent Romeo Galgo mengatakan dua tentara, tiga polisi dan dua warga sipil terluka ketika ledakan kedua meledak beberapa menit kemudian saat pasukan keamanan hendak menutup pagar di  daerah tersebut, kata

Dua tersangka telah ditangkap namun identitas dan motif serangan itu masih dalam penyelidikan, Galgo menambahkan.

“Kita tidak bisa menyimpulkan belum bahwa ini adalah tindakan terorisme. Kami melihat dari semua sudut karena ada ancaman kelompok di sekitarnya,”kata Galgo kepada AFP, merujuk pada pemberontak Muslim di provinsi tersebut.

Mindanao adalah tanah air leluhur yang ditinggali minoritas Muslim di Filipina karena sebagian besar warganya beragama Katolik.

Front Pembebasan Islam Moro, organisasi pemberontak Muslim terbesar, sedang dalam pembicaraan damai dengan pemerintah tapi geng ekstremis lain yang telah berjanji setia kepada kelompok ISIS secara rutin melakukan pemboman dan penculikan.

Advertisement