WASHINGTON – Human Rights Watch mengatakan dalam sebuah laporan yang dirilis hari ini., Selasa (18/4/2017) bahwa pasukan Amerika Serikat telah gagal mengambil tindakan serangan untuk menghindari korban sipil pada 16 Maret 2017 yang menewaskan sedikitnya 38 orang di Aleppo Barat di Suriah.
Laporan sebanyak 16 halaman mengatakan serangan yang tadinya ditujukan untuk Al Qaedah ternyata telah mengenai Masjid Omar Ibn al-Khatab, dimana terdapat banyak jamaah di dalamnya, yang akhirnya menjadi korban tewas.
“AS tampaknya telah melakukan kesalahan dalam tindakannya dan puluhan warga sipil harus membayar harga,” kata Ole Solvang, wakil darurat direktur Human Rights Watch, dikutip dari laman resmi HRW.
“Pihak berwenang AS perlu mendalami dan cari tahu apa yang salah, serta mulai menyelesaikan pekerjaan rumah mereka sebelum mereka memulai serangan, dan pastikan itu tidak terjadi lagi.” tambahnya.
Pemerintah AS telah mengatakan mereka akan menyelidiki kedua hal apakah serangan benar telah mengenai masjid dan warga sipil.
Pemerintah AS juga berjanji akan memberikan ganti rugi yang memadai untuk korban sipil atau keluarga mereka, dan menahan mereka yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.





