MALANG – Jembatan penghubung antar desa yang terletak di Desa Glagahdowo, Tumpang, Kabupaten Malang, roboh karena tak kuat menahan debit air yang mengalir di bawahnya.
Akibat robohnya jembatan tersebut seorang pengendara motor sempat jatuh ke dasar sungai. Beruntung korban pengendara motor selamat.
Debit air yang besar, mengajibatkan Jembatan itu menjadi akses warga yang bermukim di Desa Glagahdowo dengan Desa Tamiajeng, Kecamatan Tumpang putus.
“Masih kita cek penyebabnya, kemungkinan besar konstruksi jembatan tak kuat menahan debit air,” terang Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, dilansir beritajatim.
Warga yang mengetahui jembatan ambruk, langsung mengevakuasi korban dan motor yang jatuh ke sungai bersama konstruksi jembatan. Putusnya jembatan juga memaksa warga kedua desa harus memilih jalur lain.
BPBD tengah berkoordinasi dengan Camat, TNI serta Polri untuk mengamankan lokasi. Jembatan tersebut sebenarnya masih dalam kategori bangunan konstruksi baru. Rapuhnya konstruksi jembatan ditambah debit air sungai dan curah hujan tinggi, mengakibatkan pondasi jembatan putus.




