Dukung Palestina, Ribuan Orang di Eropa Tuntut Gencatan Senjata di Gaza

Ilustrasi Demo bela Palestina di kantor PBB, Jenewa/ Anadolu

Dukung Palestina, Ribuan Orang di Eropa Tuntut Gencatan Senjata di Gaza

Pengunjuk rasa mengibarkan bendera Palestina untuk menuntut gencatan senjata segera di Jalur Gaza. (Anadolu)

ANKARA – Demonstrasi di Prancis, Swiss, dan Jerman pada Sabtu (3/2/2024) dihadiri oleh ribuan orang yang menyerukan gencatan senjata segera di Jalur Gaza.

Dilansir dari Anadolu, di Paris, ratusan demonstran mengecam serangan Israel di Gaza dan mengkritik Presiden Emmanuel Macron yang dianggap terlibat membantu Israel menyerang Palestina.

Sembari mengibarkan bendera Palestina dan Afrika Selatan, mereka juga menuntut pemerintah Prancis untuk mempromosikan perdamaian di Timur Tengah.

Unjuk rasa di Paris bergabung dengan protes lain menentang undang-undang imigrasi yang disahkan oleh parlemen Prancis pada Desember lalu, yang dikritik karena dipengaruhi oleh kelompok ekstrem kanan.

Di Jenewa, Swiss, ribuan pengunjuk rasa berkumpul di pusat kota untuk menunjukkan dukungan mereka kepada rakyat Palestina di Gaza dan mendukung Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Protes terhadap serangan Israel di Gaza juga terjadi di Berlin, diikuti oleh sekitar 2.000 orang.

Para demonstran mengibarkan bendera Palestina dan membawa spanduk protes, antara lain tertulis “Hentikan genosida di Gaza” dan “Jerman yang membayar, Israel yang mengebom”.

Salah satu pengunjuk rasa, David Kusel, mengecam situasi mengerikan di Gaza dan menuntut gencatan senjata segera, distribusi bantuan kepada rakyat Gaza, serta solusi dua negara.

Ia juga mengkritik tindakan Israel yang menghalangi perdamaian melalui pendirian permukiman ilegal dan menyebut upaya untuk menghilangkan rakyat Palestina sebagai “kejahatan luar biasa”.

Serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan setidaknya 27.238 rakyat Palestina dan melukai 66.452 orang lainnya. Sementara itu, sekitar 1.200 warga Israel dilaporkan tewas akibat serangan Hamas.

PBB mencatat bahwa serbuan Israel menyebabkan 85 persen populasi Gaza terusir dari tempat tinggalnya, 60 persen infrastruktur Gaza rusak dan hancur, serta menyebabkan kelangkaan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang sangat kritis.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here