
EROPA – Diplomat Eropa mengatakan Uni Eropa terus mendukung sepenuhnya perjanjian nuklir Iran dan mendesak Amerika Serikat untuk meredam ketegangan yang meningkat di Teluk.
Federica Mogherini, kepala diplomatik Uni Eropa, menekankan perlunya dialog setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, yang melakukan kunjungan pada menit terakhir ke Brussels pada hari Senin untuk berbagi informasi tentang meningkatnya ancaman dari Iran.
AS telah memberlakukan kembali sanksi sanksi terhadap Iran sejak keluarnya unilateral dari perjanjian nuklir, dinegosiasikan antara Teheran dan enam kekuatan dunia pada 2015. Pekan lalu, Washington mengirim kapal laut dan pembom ke Timur Tengah dengan alasan ancaman yang tidak ditentukan dari Teheran.
Iran menanggapi dengan menyatakan akan mengurangi kepatuhan terhadap bagian-bagian dari perjanjian nuklir.
“Selalu lebih baik berbicara daripada tidak melakukannya, terutama ketika ketegangan muncul,” katanya, dilansir Aljazeera.
“Mike Pompeo mendengarnya dengan sangat jelas dari kami hari ini, tidak hanya dari diri saya sendiri, tetapi juga dari negara-negara anggota UE lainnya, bahwa kita hidup di saat sulit yang krusial di mana sikap paling bertanggung jawab yang harus diambil adalah pengekangan maksimum.”
Para menteri dari negara-negara penandatangan Eropa untuk perjanjian nuklir yakni Jerman, Inggris dan Perancis, semuanya secara terbuka mengkritik pendekatan garis keras AS.




