Eksekusi Mati Ancam Atlet Olimpiade Korut yang Selfie?

Foto : Liputan6.com

JAKARTA – Tersenyum lebar, dua atlet senam Olimpiade Rio 2016 menghadap layar ponsel, dan mengabadikan foto selfie mereka. Tak ada yang aneh dengan adegan itu, namun bendera yang menempel di kostum masing-masing mengungkapkan banyak hal.

Foto yang menunjukkan keakraban pesenam Korea Utara, Hong Un-jong (27) dan rivalnya dari Korea Selatan, Lee Eun-ju (17) sontak menggegerkan dunia. Sebab, keduanya berasal dari negara yang saling bermusuhan. Selain banjir pujian, foto selfie tersebut menunjukkan semangat persahabatan dan persatuan olimpiade, sejumlah orang mempertanyakan nasib Hong Un-jong sepulangnya ke Korea Utara.

Mungkinkan Hong akan diganjar hukuman karena tampil bersahabat dengan musuh? Jangan-jangan perempuan itu harus mendekam di kamp kerja paksa atau bahkan dieksekusi mati gara-gara aksi selfie tersebut?

Namun, analis Korea Utara, sekaligus penggemar olahraga, Michael Madden berpendapat, hal mengerikan tak akan terjadi pada sang atlet.

Seperti dilansir Liputan6.com Madden menambahkan, Korea Utara telah melakukan ‘diplomasi olahraga’ sebagai bagian dari kebijakan negara sejak 1980-an. Hal tersebut adalah cara yang tak politis bagi Korut — yang mengisolasi dirinya — untuk berinteraksi dengan dunia luar dan mengambil keuntungan dari kontak dan pertukaran antarbudaya.

Pihak Utara bahkan bernegosiasi dengan pihak selatan untuk mengirimkan tim gabungan Dua Korea dalam Olimpiade 2000, 2004, dan 2008.

Dalam pembukaan Olimpiade 2000 di Sydney, dua Korea tampil bersama saat parade kontingen. Membawa bendera baru yang menggambarkan Semenanjung Korea. Masyarakat dunia bertepuk tangan meriah menyambut kerukunan itu, sementara, warga Korsel dan Korut menyaksikan momentum itu dengan mengharu biru. Sayang, belakangan, kemesraan seperti itu justru jarang terlihat.

Advertisement