JAKARTA – Gelaran Electric Jakarta Marathon 2018 menggandeng Dompet Dhuafa untuk menyalurkan donasi bagi korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah.
“Gempa dan tsunami membawa duka mendalam bagi saudara kita di Palu, Donggala, dan Sigi, Sulawesi Tengah. Maka, kami sebagai bagian dari Electric Jakarta Marathon 2018, akan memberikan bantuan kesana, sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan kepada saudara sesama,” ucap Hero Tjokroardi, selaku Sr General Manager Merchandising MAP Active, Distributor Brooks Indonesia.
Hero mengatakan memilih Yayasan Dompet Dhuafa untuk menyalurkan bantuan berupa pakaian dan sepatu layak pakai dari Brooks, serta uang tunai dari sebagian biaya pendaftaran Virtual Run Electric Jakarta Marathon 2018.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan dan bermanfaat bagi warga terdampak bencana,” tambahnya.
Sementara Dompet Dhuafa menyambut baik langkah ini, hadir dengan suasana baru. Setelah gelaran tersebut lsebagai apresiasi luar biasa bagi lembaga yang tahun ini menginjak usia 25 tahun.
“Alhamdulillah, ini adalah sinergi tahun keempat Dompet Dhuafa dengan Jakarta Marathon. Terlebih di tahun ini kami dipercaya untuk menyalurkan donasi yang terhimpun di Electric Jakart Marathon 2018, kepada saudara kita di Sulawesi Tengah. Semoga bantuan terus mengalir dan melengkapi program-program kita untuk memuliakan masyarakat terdampak si sana,” jelas Refia Ardhiana, selaku Manager Event Creative Dompet Dhuafa Filantropi.
Electric Jakarta Marathon 2018 sendiri sudah lima kali digelar dan dilangsungkan di Monas, namun kali ini pihak Jakarta Marathon, mengambil icon lain di Kota Jakarta sebagai pusat acara, yakni Gelora Bung Karno.
Rute baru yang akan dijejaki oleh 16.500 pelari dari lima nomor lari tersebut telah terkalibrasi dan disahkan bersama Association of International Marathon and Distance Races (AIMS), serta International Association of Athletics Federations (IAAF).





