Erdogan Telepon Jokowi Bahas Keputusan AS Akui Yerusalem Ibukota Israel

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/ Foto: ABC.net

JAKARTA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Sabtu menelepon Presiden Joko Widodo untuk membahas keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Menurut sumber-sumber kepresidenan Turki, seperti dilansir Anadolu, Erdogan juga menghubungi Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari, dimana pembicaraan berfokus pada pentingnya menunjukkan sikap yang sama untuk meyakinkan AS agar mempertimbangkan kembali keputusannya.

Para pemimpin mengatakan bahwa tindakan oleh AS akan   mempengaruhi perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.

Mereka juga menyatakan harapan pertemuan puncak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang luar biasa, yang akan digelar di Istanbul pada 13 Desember, akan menunjukkan sikap yang sama terhadap keputusan tersebut.

Pada siang hari, Erdogan juga berbicara dengan presiden Perancis, Kazakhstan, Azerbaijan dan Lebanon.

Pada hari Rabu, Presiden Donald Trump  mengumumkan keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedutaan AS ke Israel.

Pergeseran dramatis dalam kebijakan Yerusalem di Washington memicu demonstrasi di wilayah Palestina yang diduduki, Turki, Mesir, Yordania, Tunisia, Aljazair, Irak dan negara-negara Muslim lainnya.

Yerusalem tetap menjadi jantung konflik Israel-Palestina, dengan orang-orang Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur,  yang sekarang diduduki oleh Israel dan dapat berfungsi sebagai ibukota negara Palestina.

Advertisement