ALEPPO – Pemberontak dan pasukan pemerintah setuju Sabtu (17/12/2016) untuk melanjutkan evakuasi warga agar meninggalkan dua desa Syiah dipegang pemerintah di barat laut Suriah.
Sebelumnya evakuasi warga sipil dan pemberontak dari Aleppo timur sempat ditangguhkan sehari, menurut keterangan  kelompok monitoring Hizbullah.
 Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusi yang berbasis di Inggris mengatakan evakuasi mengangkut sekitar 4.000 orang, termasuk mereka yang terluka, dari desa Foua dan Kfarya, pada Sabtu malam.
Mereka juga melaporkan bahwa 29 bus diarahkan ke dua desa untuk memulai proses evakuasi,
namun tentara Suriah mengatakan lain, menurut mereka hanya ada 25 bus yang berhasil meninggalkan dua desa pada Sabtu malam, demikian dikutip dari NBCnews.





