FKP Galang Kemitraan untuk Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan

JAKARTA – Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli) bersama Filantropi Indonesia (FI) dan Kemitraan Habitat menginisiasi filantropi klaster pembangunan perkotaan berkelanjutan atau FKP (Filantropi Klaster Perkotaan).

Inisiatif pengembangan klaster filantropi perkotaan ini selaras dan berkontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke 11, yakni pembangunan kota dan pemukiman berkelanjutan.

Untuk membuat semua inisiatif menjadi nyata, diskusi terbatas pun digelar antar lembaga-lembaga filantropi, perusahaan, perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, komunitas, dan pemerintah/Pemda yang punya program dan perhatian terhadap masalah perkotaan,  untuk mendorong kemitraan yang efektif dalam mengatasi tantangan pembangunan perkotaan sesuai dengan New Urban Agenda (NUA).

Diketahui NUA merupakan komitmen negara-negara anggota PBB sekaligus kerangka kerja yang memuat bagaimana perkotaan harus direncanakan dan dikelola untuk mencapai pembangunan dan urbanisasi yang berkelanjutan.

Konferensi PBB mengenai Permukiman dan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan (Habitat III) yang diselenggarakan pada Oktober 2016 di Quito, Ekuador, juga menekankan pentingnya keterlibatan banyak pihak dalam pembangunan kota sebagai mesin pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan, yang pada tahun 2050 diproyeksikan akan meningkat dua kali lipat.

Dalam Konferensi Habitat III ini juga disepakati bahwa semua kelompok masyarakat yang hadir, yang meliputi pemerintah daerah, kelompok masyarakat sipil dan komunitas, sektor swasta dan perencana kota, berperan dan bertanggung jawab dalam pembangunan perkotaan, mengingat pentingnya peran kota termasuk sebagai ruang publik.

“Sebagai peserta di Konferensi PBB Habitat III Quito, Danamon Peduli berkomitmen untuk aktif dalam pelaksanaan NUA di Indonesia. Hal tersebut ditandai dengan inisiatif kami ambil bagian dalam pembentukan Filantropi Klaster Perkotaan. Bersama dengan pemerintah, yaitu Bappenas dan kementerian, swasta, organisasi filantropi, seperti Filantropi Indonesia dan Kemitraan Habitat, kami optimis dalam 20 tahun ke depan kolaborasi ini mampu mendukung terciptanya kota yang adil dan berkelanjutan.” ucap Restu Pratiwi Ketua Umum Yayasan Danamon Peduli, dalam siaran persnya, Rabu (11/10/2017).

 

 

 

Advertisement