KUPANG – Gempa bumi berkekuatan 4.9 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Lembata pada Selasa (10/10/2017) dan sejumlah rumah di Kecamatan Ile Ape mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tini Tadeus mengatakan bangunan rumah yang rusak itu umumnya yang dibangun di bawa kaki gunung Ile Ape.
“Laporan lengkapnya belum kami terima, tetapi memang ada kerusakan bangunan rumah warga,” katanya.
Mengenai kondisi gunung, dia mengatakan saat ini masih berstatus waspada, tetapi warga tetap diminta untuk waspada.
“Memang ada peningkatan aktivitas Gunung Lewotolok dalam beberapa hari terakhir ini, tetapi hingga saat ini kondisinya masih biasa-biasanya saja,” katanya.
Namun warga diminta untuk tetap waspada sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari petugas pengamat gunung berapi di wilayah itu.
Wilayah Lembata dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik. Kepala BMKG Kupang/Koordinator BMKG NTT, Hasanudin mengatakan, sebagaimana dilansir Antara, hasil analisis BMKG menunjukan gempa bumi yang terjadi berkekuatan M=4.9 Skala Richter.
Pusat gempa bumi berada di darat 23 km arah Barat Laut Kota Lembata dengan koordinat 8.26 LS dan 123.47 BT didarat pada kedalaman 10 km.




