Gempa Susulan di Ambon Lebih dari 1.600 Kali, BNPB Pasang 11 Seismograf

Ilustrasi Rumah di Ambon runtuh akibat gempa Kamis (26/9/2019)/ Inews

MALUKU – Banyaknya gempa susulan di Ambon, Maluku membuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  memasang 11 seismograf di beberapa lokasi di Maluku.

Kepala Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo mengatakan pemasangan seismograf ini diharapkan juga bisa menjawab kenapa begitu banyak gempa susulan dan Ambon dan apa implikasinya untuk kesiapsiagaan dan upaya mitigasi potensi kejadian yang sama di masa depan.

Rencana pemasangan seismograf dibahas bersama antara Kodam, BNPB, BPBD Provinsi Maluku, dan BMKG, dan hasilnya sejumlah 11 unit seismometer akan dipasang di Ambon sebanyak 4 unit, Haruku (1 unit), Saparua (2 unit), dan Seram sebanyak 4 unit.

“Di sekitar kawasan ini, BMKG telah mencatat secara historis gempa besar yang pernah terjadi, seperti gempa 1674 (M 7,8 – 8,0), 1899 (M 7,8), 1948 (M 7,9), dan 1950 (M 7,3),” kata dia.

Sementara itu, gempa susulan masih terus terdeteksi. Hingga Kamis (17/10/2019) pagi sekitar pukul 9.00 WIT, BMKG merilis gempa susulan pasca gempa M 6,5 sejumlah 1.637 kali. Dari sejumlah gempa susulan tersebut, 184 gempa susulan dapat dirasakan warga setempat.

 

Advertisement