Ghouta Timur Terkepung dan Mencekam, Situasi Mirip Aleppo

Serangan Udara di Ghouta Timur, Kamis (8/2/2018)/ AA

SURIAH – Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan enam rumah sakit telah hancur selama dua hari di daerah yang dikuasai pemberontak Suriah, Ghouta Timur.

“Saya terkejut dan tertekan oleh laporan serangan mengerikan terhadap enam rumah sakit di Ghouta Timur selama 48 jam terakhir,” kata Panos Moumtzis, koordinator kemanusiaan regional PBB untuk krisis Suriah.

Perhimpunan Medis Amerika Suriah juga menyatakan selain enam yang terdaftar oleh PBB, rumah sakit utama lainnya dihantam pada hari Selasa.

“Dari kemarin sampai saat ini, kita telah menyaksikan semua jenis tembakan di lingkungan kita,” ungkap Syams, ibu dua anak, mengatakan kepada Al Jazeera dari Ghouta Timur.

“Pesawat tempur belum berhenti melonjak di atas kota. Ketika tembakan berhenti sementara, mereka mulai menembaki rudal pada kami,” katanya.

Serangan udara tanpa henti dan tembakan artileri yang dipecat oleh pasukan pemerintah Suriah telah membuat penduduk di pinggiran kota Damaskus dalam keadaan panik.

Khalid Abulabed, seorang dokter lapangan di pinggiran kota Damaskus, yang dikepung sejak 2013, menggambarkan situasi saat ini sebagai “gila dan bencana”.

“Ini tak terlukiskan, itu mengingatkan saya pada apa yang biasa kita lihat di Aleppo – shelling siang dan malam,” kata Abulabed.

“Tidak ada yang dikecualikan dari penembakan, bukan di sekolah, bukan di daerah perumahan, bahkan pasar, yang menyebabkan peningkatan jumlah orang yang menjadi martir dan terluka.” paparnya.

Advertisement