Giliran India Ramaikan Kawasan Indo Pasifik

Dua pesawat tempur Eagle F-15 AU Jepang (JASDF). India dan Jepang 16 - 25 Jan. '23 untuk pertama kali gelar latihan bersama menghadapi potensi ancaman China.

INDIA, salah satu anggota aliansi antara Amerika Serikat, Australia dan Jepang di IndoPasifik menggelar latihan perang di sekitar wilayah China untuk mengantisipasi potensi ancaman negara tirai bambu itu.

Latihan selama sepuluh hari sejak 16 Jan. di sekitar pangkalan AU Jepang di Hyakuri tersebut a.l melibatkan dua jet tempur F-2 (buatan Mitsubishi) dan Eagle F-15 (buatan AS) milik AU Bela Diri Jepang (JASDF), sedangkan AU India dengan dua peawat tempur Sukhoi SU-30MK (eks-Rusia), dua pesawat angkut raksasa Globe Master C-17 (eks-AS dan tanker Il-78 (eks-Soviet).

Aliansi quad antarnegara yang diggas oleh PMJepang Shinzo Abe pada 2017 bertujuan untuk membendung pengaruh China yang dianggap agresif terutama di kawasan Laut China Selatan (LCS).

China sejauh ini mengklaim hampir seluruh wilayah di LCS yang di peta disebutnya sebagai  “nine dash line” atau sembilan garis  putus-putus sebagai wilayah operasi penangkapan ikan tradisionalnya walau tidak diakui int’l.

Sementara India selain masuk dalam daftar negara pemilik senjata nuklir, anggaran militernya pada 2021 sekitar 76,6 miliar dollar AS (Rp1.107 triliun) atau ketiga setelah AS (801 miliar dollar) dan China (293 miliar).

AB India didukung sekitar 2,6 juta lebih personil, AU-nya mengoperasikan lebih  2.000 pesawat, sebagian pesawat tempur eks- Uni Soviet dan Rusia (MiG-21, sd MiG-29 an Sukhoi SU-30MK).

AD India diperkuat sekitar 3.500 tank termasuk tank tempur utama lokal Arjun, 266 pelontar roket dan rudal-rudal buatan patungan dengan Rusia seperti Brahmos (eks-S300 Rusa), sedangkan AL-nya a.l. memiliki satu kapal induk, 10 destroyer, 13 fregat serta, 19 korvet serta  belasan kapal selam, termasuk beberapa bertenaga nuklir.

Raksasa-raksasa militer global yang saling berseteru berkumpul di kawasan Indo-Pasifik, sehingga RI sebagai negara maritim juga harus terus memupuk kekuatan AL untuk mempertahankan kedaulatannya.