GO-PAY Gandeng Filantropi Indonesia untuk Kembangkan Donasi Digital

Kerjasama GO-PAY dengan Filantropi Indonesia/ Bisnis.com

JAKARTA  – GO-PAY, fintech terdepan bagian dari ekosistem GOJEK, berkolaborasi dengan Filantropi Indonesia untuk mengembangkan  inovasi donasi dan filantropi digital.

Dalam hal ini GO-PAY memfasilitasi organisasi anggota Filantropi Indonesia dalam pemanfaatan GO-PAY dalam donasi digital, capacity building bagi organisasi anggota Filantropi Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital untuk donasi, dan kampanye donasi online secara bersama-sama.

Inisiatif GO-PAY for GOOD ini sendiri bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam berdonasi, supaya bersama-sama, Indonesia bisa lebih sejahtera secara merata.

“Sebagai fintech terdepan di Indonesia, kami ingin mendorong semakin luasnya pemanfaatan kemudahan pembayaran nontunai, termasuk dalam berdonasi. Kami pun melihat bahwa donasi digital memiliki potensi untuk turut membantu membangun Indonesia lebih sejahtera secara merata. Maka, GO-PAY for GOOD kami hadirkan sebagai inovasi terbaru memudahkan pengguna GO-PAY dalam membantu sesama,” ujar Aldi Haryopratomo, CEO GO-PAY.

Program ini memudahkan pengguna GO-PAY berdonasi ke ratusan organisasi dan rumah ibadah, karena  cukup dengan scan kode QR atau memilih GO-PAY sebagai metode pembayaran.

“Salah satu bentuk komitmen kami dalam memudahkan donasi, kami wujudkan dengan
menggandeng Filantropi Indonesia yang memiliki visi dan semangat yang sama dengan GO-PAY. Kami percaya Filantropi Indonesia dengan jaringan komunitasnya yang erat dapat mempercepat adopsi digitalisasi kegiatan filantropis di masyarakat luas,” kata Aldi.

Sementara  Erna Witoelar, selaku Co-Chair Badan Pengarah Filantropi Indonesia pun menyambut baik kolaborasi antara GO-PAY dan Filantropi Indonesia ini. Kolaborasi ini diharapkan bisa mengakselerasi transformasi perkembangan filantropi di Indonesia dari konvensional ke digital.

“Potensi donasi kita cukup besar dan nilainya mencapai Rp 200 triliun, tapi yang terkumpul secara terorganisir baru sekitar Rp 6 triliun per tahun,” katanya, dalam rilis yang diterima KBK, Senin (18/2/2019).

Erna menambahkankan, GO-PAY digandeng menjadi mitra strategis dalam mengembangkan filantropi digital karena merupakan uang elektronik terdepan dan paling sering digunakan di Indonesia. “Kami percaya dengan jumlah pengguna dan jangkauan GO-PAY yang luas, rekan-rekan lembaga dan yayasan bisa menjangkau lebih banyak donatur, dan transparansinya lebih terjaga sehingga masyarakat donatur akan menjadi lebih nyaman dalam berdonasi,” ungkap Erna.

Advertisement