SEMARANG – Gubernur Ganjar Pranowo memastikan penanganan para korban bencana Jateng akan segera diselesaikan dan ditangani dengan baik.
Salah satunya terkait pengurusan surat dan dokumen yang hilang. Bencana longsor dan banjir di Jawa Tengah menyebabkan para warga kehilangan dokumen-dokumen penting. Untuk itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mempermudah pengurusan berbagai dokumen penting yang rusak atau hilang milik korban bencana.
Diberitakan Antara, Kamis (23/6/2016), Ganjar mengimbau, “(Masyarakat) yang kehilangan surat-surat penting seperti surat nikah, KTP, ijazah, akta kelahiran, dan masuk kewenangan pemerintah kabupaten cepat dibantu serta dipermudah, minimal dikasih surat keterangan, kalau BPKB minta bantuan ke Samsat,” katanya.
Selain itu, pengurusan surat-surat dan dokumen tersebut diharapkan bisa secepatnya diurus. “Permintaan ini untuk memenuhi keinginan warga yang saat ini sedang tertimpa musibah banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa para korban akan tertangani dengan baik, “Nanti (penanganan korban bencana alam) dikeroyok oleh pemerintah pusat, Pemprov Jateng, dan kabupaten/kota bersama pelaku usaha sehingga para korban serta daerah yang terdampak bencana bisa tertangani dengan baik,” tegasnya.
Pemprov Jateng berencana merelokasi para korban bencana alam di sejumlah kabupaten/kota ke tempat yang lebih aman.
Menurut Ganjar, pemerintah daerah dan masyarakat dapat mencontoh apa yang dilakukan pemerintah dalam merelokasi korban tanah longsor di Desa Jemblung, Kabupaten Banjarnegara, beberapa waktu lalu.
“Secara paralel sekarang kami cari (tempat relokasi), sembari mendata sambil mencari sehingga ketika ini selesai recovery, proses perbaikannya langsung siap,” ujarnya.





