GARUT – Seluas dua hektare lahan hutan di kawasan Gunung Cikurai, Garut, Jawa Barat kebakaran, dan kobaran api berada di kawasan jalur pendakian Blok Negla Paku Keresek, Kecamatan Cigedug atau wilayah kewenangan Perhutani Garut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Dadi Djakaria menyampaikan, kebakaran tersebut diketahui Rabu sekitar pukul 12.30 WIB dengan lokasi hutan terbakar cukup jauh dari pemukiman penduduk.
Menurut dia, kebakaran disebabkan musim kemarau yang menyebabkan tanaman kering dan mudah terbakar ketika ada api.
BPBD bersama tim gabungan melakukan upaya pemadaman api secara manual dengan membuat skat bakar agar api tidak terus menjalar ke tanaman hutan lainnya.
Ia mengimbau, petugas yang berwenang di kawasan hutan Cikurai seperti Perhutani agar memasang rambu larangan khusus pendaki untuk tidak membuat perapian atau api unggun karena dapat memicu terjadinya kebakaran.
“Pihak Perhutani sebaiknya membuat plang imbauan kepada pendaki untuk tidak melakukan pembakaran atau perapian,” katanya, dilansir Antara.
Kebakaran hutan di Cikurai Blok Negla Paku Keresek itu merupakan pertama kali terjadi selama musim kemarau tahun ini.
Sebelumnya kebakaran hutan sudah terjadi beberapa kali di kawasan Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler.




