YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan enam kali awan panas guguran secara beruntun ke arah barat daya pada Jumat pagi.
Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menyebutkan rentetan awan panas guguran terjadi kurun waktu pukul 06.59 WIB hingga pukul 07.23 WIB.
“Estimasi jarak luncur maksimal 2.000 meter ke barat daya atau Kali Bebeng,” kata dia.
Saat terjadi luncuran awan panas guguran, visual Gunung Merapi berkabut dengan arah angin ke tenggara.
Dia mengimbau masyarakat untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.




