JAKARTA – Data Satgas Covid, per tanggl 9 Februari kemarin, Covid-19 gelombang ketiga sudah meningkat secara eksponensial, penambahan kasus dari varian Omicron sudah melebihi kasus varian Delta. Seiring dengan situasi melonjaknya pasien Covid-19 di Indonesia, Khususnya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Jogjakarta, Banten, Bali, Riau, dan Sulsel.
Masyarakat yang terpapar apabila mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan, lembaga
kemanusiaan Dompet Dhuafa kembali mengaktifasi layanan Crisis Center dengan layanan hotline yang
bisa dihubungi selama 24 jam.
“Kami mengaktifasi kembali layanan Crisis Center dan agar dapat bisa diinformasikan kepada masyarakat dan dapat dimaksimalkan, maka dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim hotline Crisis Center Dompet Dhuafa dengan nomor 08111617101 mulai kami aktifasi kembali,” ujar ustaz Ahmad Shonhaji sebagai Ketua Gugus Tugas Covid-19 Dompet Dhuafa di acara press conference yang dilakukan secara daring, Kamis (10/2/2022).
Dukungan program Crisis Center ini sudah diberikan Dompet Dhuafa dari awal pandemi, mulai dari gelombang pertama hingga saat ini gelombang ketiga varian Omicron mulai membuat resah masyarakat.
“Harapannya apa yang kita sudah aktifasi kembali, media bisa menyampaikan kepada masyarakat, mengedukasi, mensosialisaikan kegiatan di dalam crisis center Dompet Dhuafa,” sambung ustaz Ahmad Shonhaji.
Di tempat yang sama, Chief Disaster Management Center (DMC), Haryo Mojopahit menjelaskan sesuai mandatnya, bahwa Covid-19 ini termasuk bencana non alam, DMC bertugas melakukan respon juga ketika gelombang pandemi mulai datang.
Haryo menyoroti ketika badai Covid-19 gelombang kedua bisa dilewati karena ada 1 hal yang dikuatkan di masyarakat, yaitu semangat kerelawanan.
“Semangat kerelawanan memuncak di masyarakat, masjid, RT/RW, ada sebuah gerakan yang kemudian saling membantu bagaimana keluarga untuk keluarga menjadi sebuah kekuatan yang luar biasa,” ucapnya.
Ketika ditanyakan adakah bantuan untuk imun kepada pasien bergejalan Covid-19, General Manager Kesehatan Dompet Dhuafa, dr. Yeni Purnamasari, MKM., mengatakan untuk layanan khusus imun kami belum secara spesifik, tetapi kami fokuskan kepada pemenuhan obat untuk isolasi mandiri.
“Akan tetapi jika dibutuhkan paket nutrisi kita juga akan mempertimbangkan dari hasil assesment crisis center, selain itu kami juga berkolaborasi untuk dapat memenuhi rujukan dan untuk bantuan pangan kita dapat menyesuasikan dengan tim crisis center di lapangan,” ucap dr. Yeni.
Crisis Center Covid-19 Dompet Dhuafa melayani layanan ambulance Covid, layanan isoman berupa obat, dan pemantauan berkala, support oksigen, RS Lapangan Covid-19, pemulasaraan jenazah, layanan psikososial dan religi, layanan dapur umum di zona merah dan food for dhuafa.





