TANGSEL – LPM Dompet Dhuafa melalui Program Dapur Keliling (Darling) mendistribusikan sebanyak 700 porsi nutrisi berupa paket gizi dan makanan siap saji kepada kelompok masyarakat rentan di lima wilayah Botabek, seperti; Bogor, Ciputat, Kronjo, Teluknaga, dan Bekasi.
Distribusi makanan bergizi itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional yang diperingati pada tanggal 25 Januari setiap tahunnya.
“Kegiatan yang dilakukan selama lima hari dari tanggal 23 hingga 27 Januari ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya makanan bergizi dan sebagai upaya pencegahan stunting yang ada di masyarakat,” tutur Priyanto selaku Koordinator Program Darling dalam keterangannya.
“Karena setiap orang tua pasti ingin mempunyai anak-anak yang sehat dengan tumbuh kembang sempurna, maka dalam rangkaian peringatan Hari Gizi Nasional ini, kami berikhtiar untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi dalam kebutuhan pangan masyarakat, khususnya bagi anak – anak,” pungkasnya.
Sementara pada Rabu (25/01), Darling mengadakan kegiatan sosialiasi dan pemeriksaan gizi untuk balita dan ibu hamil di Posyandu Kenangan bersama Puskesmas dan Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur.
Husnaini, Kepala Puskesmas Pisangan menyampaikan bahwa kegiatan kali ini terdiri dari pemeriksaan gizi anak, pemeriksaan gigi, ibu hamil serta pemberian susu dan telur.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Darling Dompet Dhuafa atas dukungan dan kepeduliannya terhadap masyarakat disini, semoga hal ini bisa membuat warga lebih berkomitmen agar sebagai orang tua dapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi anaknya,” ujarnya, dalam keterangan tertulis.
Ita, warga Pisangan bersama kedua anaknya merasa senang akan adanya kegiatan ini. “Alhamdulillah acara hari ini seru karena kita bisa memantau perkembangan anak disini. Tadi itu anak – anak di cek berat dan tinggi badan, diperiksa giginya, serta makan telur dan minum susu bersama. Harapannya kedepan kita bisa lebih menjaga kesehatan dan mengatur pola makan, sehingga dapat mencegah stunting bagi anak,” tutur Ita.





