JAKARTA – Hari ini Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menlu dari Malaysia dan Thailand untuk membahas cara-cara mengatasi masalah pengungsi dengan bantuan negara asal mereka, badan urusan pengungsi PBB dan Organisasi Migrasi Internasional PBB (IOM).
Sejauh ini, lanjut Retno kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/5/2015), Indonesia telah memberi lebih banyak daripada yang seharusnya untuk membantu ratusan warga Rohingya dan migran Bangladesh yang ditelantarkan di kapal-kapal oleh para penyelundup manusia.
Marsudi mengatakan, migrasi semacam itu bukanlah masalah satu atau dua negara saja, melainkan masalah regional yang juga terjadi di tempat-tempat lain. Ini merupakan masalah global, kata Marsudi setelah rapat kabinet di istana presiden.
Marsudi mengatakan Indonesia telah menampung 1.346 orang Rohingya dan migran Bangladesh yang terdampar di provinsi Aceh dan Sumatra Utara pekan lalu.
Bahkan sebelum krisis, lanjut Marsudi, hampir 12 ribu migran ditampung di Indonesia sembari menunggu dimukimkan kembali. Sebagian besar adalah Muslim Rohingya yang menghindari penganiayaan di Myanmar yang mayoritas penduduknya adalah Budhis. Menurutnya, setiap tahun tidak lebih dari 500 migran tersebut yang dimukimkan kembali di negara ketiga. – VOAIndonesia




