INDIA – Petugas penyelamat telah menggunakan helikopter dan perahu untuk mengevakuasi ratusan orang yang terdampar di atap mereka menyusul banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara bagian Kerala di India.
Sejauh ini, pemerintah setempat mengatakan lebih dari 160 tewas.
Hujan lebat selama delapan hari terakhir memicu banjir dan tanah longsor, juga menyebabkan runtuhnya rumah dan jembatan dan sangat mengganggu transportasi udara dan layanan kereta di negara bagian selatan.
Ketika hujan deras berhenti pada Jumat (17/8/2018), ribuan penyelamat bekerja untuk mengevakuasi orang-orang yang terdampar ke 1.200 kamp yang dikelola negara yang sudah menampung lebih dari 150.000 orang, demikian dilansir Aljazeera.





