Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Muhammadiyah Deklarasikan 1000 Surat Untuk Presiden

JAKARTA – Memperingati Hari Tanpa Tembakau Se-dunia yang jatuh tanggal 31 Mei 2021, PP Muhammadiyah menyelenggarakan kegiatan seminar sebagai upaya untuk mengkampanyekan gerakan berhenti merokok.

Dengan penyelenggara seminarnya dari Tobacco Control Ikatan Pelajar Muhammadiyah (TC IPM), Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), dan Indonesia Institute for Social Development (IISD)

Untuk tema tahun ini yaitu komitmen bersama lindungi generasi muda dari bahaya tembakau, bersama nara sumber Ketua MPKU muhammadiyah, Agus Samsudin, ketua KPAI, kak Seto, Kabid Ipmawati Pimpinan pusat pelajar muhamadiyah, Laila Nanifah dan Anisya Aulia Lestari Wakil Sekjen ISMKMI.

Kak Seto yang juga pemerhati anak menjelaskan peran keluarga sangatlah penting dalam memerangi bahaya rokok, khususnya melindungi anak dari tembakau.

“Mungkin dengan dongeng, nyanyian lagu, kita menggambar dan sebagainya. Mungkin juga memproduksi film anak-anak yang antirokok untuk mengajarkan pada anak betapa dasyatnya bahaya rokok ini. Kita harus melawan manipulasi rokok,” tuturnya di Auditorium Ahmad Dahlan PP Muhammadiyah, Sabtu (28/5/2022).

Sementara Agus Samsudin menjelaskan kegiatan yang sudah dilakukan Muhammadiyah dalam pengendalian rokok salah satunya penyuluhan ke sekolah-sekolah.

“Kegiatanya jelas ada antara lain penyuluhan di sekolah ataupun kampus dan juga edukasi kita terkait dengan PP 109 kita lakukan aksi nyata termasuk advokasi dan pembinanan,” ucapnya.

Berbicara mengenai industri rokok, seperri dikatakan Laila Hanifa, bahwa anak-anak muda haruslah menjadi pemegang kendali, jangan sampai disetir oleh industri rokok.

“Kita harus lebih cerdas dari mereka, citra rokok yang keren, mengintimidasi alam bawah sadar kita bahwa rokok lebih maskulin, jentel, atau kalau permpuan disebut perempuan modern, gak kolot, konservatif,” ujarnya di lokasi seminar.

Tugas anak muda, lanjutnya bagaimana melawan balik citra yang ada, jadilah influencer yang keren bisa dengan prestasi diber agai bidang misal lingkungan, pendidikan.

“Apapun kita lawan dengan narasi yang lebih keren dari citra rokok,” sambungnya.

Selain seminar, acara ini juga dideklarasikan 1000 surat untuk Presiden dan diangkatnya duta pengendalian tembakau yang diambil dari Ikatan Pemuda Muhammadiyah.

 

Advertisement