HONGKONG – Hongkong telah menaikkan peringatan badai tertinggi pada Rabu (23/8/2017) saat Topan Hato membuat aktifitas di negeri tersebut terhenti akibat badai yang datang disertai hujan deras dan angin kencang.
Lembaga pemantau cuaca setempat menaikkan peringatan badai ke sinyal Topan 10, dimana diberitakan sebelumnya peringatan berada di angka 8.
Ini adalah peringatan pertama dalam lima tahun dan baru kali ketiga peringatan Topan 10 telah dikeluarkan sejak 1997.
AFP melaporkan lembaga tersebut juga memperingatkan kemungkinan banjir dan mengatakan bahwa permukaan air laut bisa naik satu meter saat topan tersebut membawa hembusan angin hingga 168 kilometer (104 mil) per jam.
Topan ini diperkirakan akan mengarah ke muara Sungai Mutiara dan membuat pendaratan di sekitar 100 kilometer ke arah barat Hong Kong pada sore hari.
Otoritas Bandara Hong Kong mengatakan bahwa sejak pagi tadi 420 penerbangan telah dibatalkan. Jalur kereta ekspres bandara kota juga ditangguhkan sementara kereta metro dan bus dioperasikan dengan layanan terbatas.
Hong Kong secara teratur terkena topan antara bulan Juli dan Oktober. Kota ini pernah dilanda badai terkuatnya pada tahun 1962 ketika mata angin topan Wanda berlalu dan hembusan 284 kilometer per jam.
Ketika itu topan telah membunuh 130 orang dan menghancurkan ribuan perumahan, dan membuat 72.000 orang kehilangan tempat tinggal.





