Houthi dan Pejabat Yaman Sepakat Tarik Pasukan dari Hodeidah

Ilustrasi Konflik Yaman meluas dan milisi Houthi mengancam akan menutup Selat Aden untuk memorotes blokade pelabuhan Hodeidah oleh koalisi Arab Saudi

YAMAN – PBB mengatakan para pejabat Yaman dan para pemberontak Houthi telah menyepakati penarikan pasukan tahap pertama dari kota Hodeidah.

Berdasarkan pernyataan para juru runding PBB pada Minggu (17/2/2019), sebagaimana dikutip VOA,  penarikan dari Hodeidah itu adalah bagian dari gencatan senjata yang disepakati bulan Desember antara para pemberontak Houthi yang didukung Iran dan pasukan Yaman yang didukung Saudi.

Gencatan senjata itu pada umumnya bertahan meskipun ada beberapa pertempuran kecil.

Pada tahap pertama, pasukan dari kedua pihak akan mundur dari pelabuhan Hodeidah, Saleef, dan Ras Issa.

Pelabuhan Hodeidah selama ini dikuasai pemberontak dan merupakan pintu masuk utama bagi bantuan pangan, obat, dan pasokan lain yang sangat dibutuhkan oleh warga sipil yang kelaparan dan menderita.

Pertempuran di kota itu selama ini telah menyulitkan para pekerja kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan, yang semakin membuat warga sipil Yaman berada di ambang kelaparan parah.

Advertisement