Hujan Petir di Bogor, Satu Orang Tewas dan Tujuh Terluka

Ilustrasi

BOGOR – Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Bogor, Hadi Saputra mengatakan  hujan ekstrim telah  terjadi Sabtu (17/11/2018) dan tidak hanya terjadi di Bogor,  tetapi juga meluas hingga ke Cianjur dan Sukabumi.

Hujan ektrim yang terjadi di Kota Bogor tersebut menyebabkan satu orang tewas tersambar petir, dan tujuh lainnya luka-luka. Peristiwa terjadi di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban meninggal dunia bernama Ukar (54), sedangkan korban luka-luka akibat sambaran petir yakni Alfian (27), Aseh (30), Kiki Ramadhan (16), Umar (64), Yati (55), Inom (68) dan Rendi (24).

Para korban terkena sambaran petir saat menyaksikan pertandingan sepakbola di lokasi kejadian. Petir menyambar sebuah pohon yang berada di sebelah ujung lapangan.

“Ketiga terjadi hujan ekstrim yang ditandai petir, sebaiknya berlindung di tempat yang aman, menghindari tempat seperti lapangan, di bawah papan reklame, sangat rawan karena menjadi titik sambar petir,” kata Hadi, mengutip Antara, Senin (19/11/2018).

Menurut Hadi, Bogor merupakan wilayah yang cukup banyak petirnya. Sehari bisa menyambar 100 kali, terutama di musim peralihan intensitasnya tinggi.

“Pentir menyambar tidak hanya dari awan ke darat, tapi juga dari awan ke awan,” katanya.

 

Advertisement