LOMBOK – Gempa kuat di Indonesia yang menewaskan hampir 400 orang telah mengangkat permukaan tanah pulau Lombok sampai 25 cm.
Dengan menggunakan citra satelit Lombok setelah gempa 5 Agustus, para ilmuwan dari NASA dan proyek pencitraan cepat California Institute of Technology membuat peta deformasi tanah dan mengukur perubahan permukaan pulau di Nusa Tenggara Barat itu.
Hasilnya, di barat laut pulau yang dekat pusat gempa, lempeng bumi yang patah itu mengangkat permukaan tanah sampai seperempat meter.
Sementara tempat lain permukaan tanah turun antara 5-15 sentimeter, demikian dihimpun VOA.




