
NEW DELHI – Lebih dari 60 orang tewas di tiga negara bagian India akibat banjir besar yang disebabkan oleh hujan lebat selama beberapa hari terakhir.
Menurut laporan pejabat setempat, Senin (2/9/2024), negara bagian yang paling terdampak adalah Gujarat di bagian barat, serta Andhra Pradesh dan Telangana di bagian selatan.
Gujarat melaporkan jumlah korban tewas tertinggi, yaitu lebih dari 45 orang, sementara Telangana melaporkan sembilan kematian dan Andhra Pradesh melaporkan 10 kematian.
Tentara India telah dikerahkan ke Gujarat, di mana banjir telah menghancurkan wilayah yang luas sejak 27 Agustus. Pasukan dan peralatan khusus bekerja siang dan malam untuk membantu operasi penyelamatan.
Kepala Menteri Andhra Pradesh, N. Chandrababu Naidu, berjanji akan mempercepat upaya bantuan dan mendorong warga yang terdampak untuk tetap kuat.
“Saya berharap orang-orang yang terdampak tetap kuat,” ujarnya.
Di Telangana, Kepala Menteri Revanth Reddy mengumumkan bantuan keuangan sebesar 500 ribu Rupee India (sekitar Rp92,6 juta) untuk keluarga korban yang meninggal akibat banjir.
Reddy juga meminta pemerintah federal untuk mengklasifikasikan bencana ini sebagai bencana nasional.
Pemimpin oposisi, Rahul Gandhi, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan meminta para pemimpin serta anggota Kongres untuk memobilisasi sumber daya dalam upaya bantuan dan penyelamatan.
“Saya mendesak para pemimpin dan anggota Kongres untuk memobilisasi semua sumber daya yang tersedia untuk mendukung upaya bantuan dan penyelamatan yang sedang berlangsung,” tulis Gandhi di X.




