India: Pemilu Satu Miliar Umat

India dengan 1,43 miliar penduduk atau terbanyak di dunia menggelar pemilu tujuh tahap di 29 negara bagian dan enam wilayah persatuan diikuti hampir satu miliar warga yang memiliki hak pilih.

INDIA, negara terpadat di dunia dengan 1,43 juta miliar penduduk akan menggelar pemilu dalam tujuh tahap mulai 19 April 2024 diikuti sekitar 970 juta penduduk yang memiliki hak pilih dan 2.400 partai kontestan di 29 negara bagian dan enam wilayah persatuan.

Jumlah penduduk yang memiliki hak pilih dalam pemilu 2024, menurut KPU India, tercatat 970 juta orang atau naik 150 juta orang dibandingkan pemilu sebelumnya (2019), 26 juta orang diantaranya pemilih pemula termasuk 14 juta perempuan.

Selain parpol-parpol besar di level nasional seperti Partai Bharatiya Janata (BJP) dipimpin PM petahana Narendra Modi, Kongres Nasional India, Partai Komunis India, dan lainya, ada pula parpol-parpol di 29 negara bagian dan enam wilayah kesatuan.

Jika memenangi lagi pemilu 2024, Narendra Modi bakal menjadi orang kedua yang menjabat PM tiga kali berturut-turut selain PM pertama India, Jawaharlal Nehru.

Uniknya, pemilu India akan dilaksanakan dalam tujuh tahap, yakni tahap pertama digelar pada 19 April 102 daerah pemilihan (dapil) di 21 negara bagian dan wilayah persatuan, tahap ke-2 di 89 dapil di 12 negara bagian dan wilayah persatuan.

Lalu, tahap ketiga digelar pada 7 Mei di 94 dapil di 12 negara bagian dan wilayah persatuan, tahap ke-4 pada 13 Mei di 96 dapil mencakup 10 negara bagian dan wilayah persatuan.

Berikutnya, tahap ke-5 pada 20 Mei di 49 dapil di delapan negara bagian dan negara persatuan, lalu tahap ke-6 pada 26 Mei di 57 dapil mencakaup tujuh negara bagian dan wilayah persatuan dan  terakhir tahap ke-7 pada 1 Juni di 57 dapil di delapan negara bagian dan wilayah persatuan.

Seperti yang sudah dilakukan sejak pemilu 1982, pemungutan suara (pencoblosan) dilakukan dengan mesin elektronik, sehingga tidak diperlukan surat suara dari kertas. Pemilih tinggal memencet tombol nama calon dan partai yang dipilihnya.

‘Kami akan membawa demokrasi ke setiap sudut negeri, “ ucap Ketua KPU India Rajiv Khumar (17/3) saat mengumumkan tahap pertama pemilu yang akan digelar 19 April,sementara pemenang pemilu akan diumumkan pada 4 Juni dan seluruh proses pemilu dijadwalkan rampung 6 Juni 2024.

Modi Yakin Menang

Sementara di berbagai unggahan medsos, Modi melontarkan keyakinanya, bersama partainya, BJP bakal memperoleh suara mayoritas dari lebih 970 juta pemilih untuk ketiga kalinya.

Target Modi, mengumpulkan paling tidak 370 kursi untuk BJP dan 400 kursi lebih untuk Aliansi Demokratik Nasional (NDA) di Lhok Sabha (Majelis Rendah atau DPR) dari total  543 kursi yang tersedia atau kenaikan 70 kursi BJP dibandingkan pemilu 2019, sedangkan NDA 350-an kursi.

Modi sudah melakukan ancang-ancang untuk menaikkan elektabilitas dirinya dan BJP dengan blusukan ke seantero penjuru negeri, meresmikan berbagai proyek terutama Kuil Hindu di Kota Ayodhya Januari lalu yang dianggap sebagai awal kampanyenya.

Sementara penantang Modi dan aliansi NDA yakni Partai Kongres India dan aliansi oposisi bernama Aliansi Inklusif Pembangunan Nasional (Aliansi India) yang pernah Berjaya sepanjang 54 tahun pasca kemerdekaan dari Inggeris, agaknya sulit mengalahkan Modi yang berkuasa sejak satu dekade terakhir ini.

“Ini kesempatan terakhir kita untuk menyelamatkan demokrai dan konsttusi dari kediktatoran, “ ucap Presiden Partai Kongres India Mallikarjun Kharge di akun medsosnya.

Beranggotakan belasan partai regional dan partai oposisi besar, tidak mudah bagi Aliansi India untuk tetap berkoalisi, tercermin dari goyahnya soliditas mereka enam bulan setelah terbentuk.

Politisi utamanya, Pemimpin Partai Janata Dal, Nitish Kumar, Mamata Benerjee dari Kongres Tinamool di Benggala Barat dan Arvind Kejriwal dari Partai Alam Aadmi di Delhi dan Punjab meninggalkan aliansi.

Pemilu di negara India yang dihuni ragam 1,43 miliar penduduknya dari sisi sekte, agama, etnis, juga gap ekonomi, tentu masalahnya jauh lebih rumit dibadingkan dengan Indonesia.

 

 

 

 

 

 

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here