JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga Indonesia bagian tengah dan timur mewaspadai potensi banjir disertai tanah longsor pada awal Agustus.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa wilayah Indonesia bagian tengah dan timur mayoritas masih akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras pada dasarian I Agustus yang dipengaruhi oleh fenomena atmosfer gelombang ekuator.
Selain itu potensi hujan juga akan meningkat dibandingkan hari sebelumnya dalam sepekan ke depan. Menurut dia hal tersebut diketahui merujuk dari hasil analisa tim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memprakirakan wilayah Indonesia akan kembali menghadapi fenomena La Nina.
Pusat Pengendalian Operasi BNPB memetakan selama periode tersebut wilayah yang berada dalam kerawanan bencana hidro-meteorologi basah menyasar Sulawesi (Sulawesi Tengah, Utara, Selatan, Gorontalo), Maluku (Maluku Utara) dan mayoritas daerah di Papua.
BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti pedoman kewaspadaan seperti jika terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga lebih dari satu jam dengan jarak pandang kurang dari 100 meter, maka masyarakat yang tinggal di lereng tebing maupun bantaran tanggul atau sungai agar mengevakuasi diri sementara ke tempat yang lebih aman.




