BEIRUT—Setidaknya 123 warga sipil tewas selama sepekan terakhir di Aleppo dan sekitarnya. Kota yang dikuasi kelompok pemberontak ini mendapat serangan udara dari tentara pemerintahan Bashar Al Assad. Demikian disitat dari Channel News Asia, Jumat (29/4/2016).
Sebuah lembaga pemantau HAM yang berbasis di Inggris juga melaporkan, 71 warga sipil, termasuk 13 anak-anak juga tewas karena serangan pemberentok di waktu yang sama. Mereka terkonsentrasi di kota-kota yang dikuasai pasukan pemerintah. Sehingga total warga sipil tewas menjadi 202 orang.
Kekerasan di Aleppo dan sekitarnya terus meningkat meski telah terjadi perjanjian gencatan senjata antara pemerintah dan pemberontak non-militan Februari lalu. Perundingan damai juga akan kembali dilanjutkan pada bulan depan.
Pemberontak telah menguasai distrik timur Aleppo sejak 2012, sementara lingkungan Barat dipegang oleh rezim pemerintah.





