Insiden Anti Muslim Meningkat 40 Persen 2015-2016

Masjid di Islamic Center Eastside (ICOE) di Bellevue, Washington, ludes setelah dibakar oleh kelompok anti Islam, Sabtu (14/1/2017). Foto: huffingtonpost

WASHINGTON (KBK) – Insiden kebencian terhadap muslim (anti muslim) meningkat lebih dari 40 persen di tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015.

Demikian rilis dari Kelompok Advokasi Muslim terkemuka, CAIR, Selasa (9/5/2017).

Dewan Hubungan Amerika-Islam atau The Council on American-Islamic Relations (CAIR) mengatakan, mereka melacak peningkatan 44 persen kejahatan kebencian yang menargetkan Muslim pada tahun 2016 dibandingkan dengan tahun 2015, dan juga 57 persen peningkatan insiden anti-Muslim selama masa itu.

Semuanya, CAIR mencatat 260 kejahatan membenci Muslim, dan 2.213 insiden anti-Muslim.

“Dari tahun 2014 sampai 2016, insiden anti-Muslim melonjak 65 persen,” ungkap CAIR, yang menganggap dirinya sebagai organisasi advokasi Muslim terbesar di A.S., mengatakan dalam laporan hak-hak sipil tahun 2017.

Dalam periode dua tahun tersebut, seperti dikutip KBK dari Anadolu Agency, CAIR juga menemukan kejahatan kebencian yang menargetkan Muslim itu meningkat 584 persen.

Advertisement