Intifadah 3 Kian Berkobar di Palestina

Tak henti pemuda Palestina mengkobarkan semangat Intifadah 3, menuju kemerdekaan Palestina. Foto:ist

TEPI BARAT (KBK) – Puluhan pemuda Palestina terluka dalam konfrontasi dengan pasukan penjajah Israel yang meletus di berbagai titik di Tepi Barat dan al-Quds sejak Senin (16/11/2015) siang hingga malam hari.

Organisasi Bulan Sabit Merah dalam keterangan pers yang dirilisnya, Senin malam menyebutkan, 39 orang Palestina terluka dalam konfrontasi yang meletus di Tepi Barat dan al-Quds selama sehari kemarin.

Bulan Sabit Merah mengatakan, 14 pemuda terluka tembak peluru tajam dan 17 terluka tembak peluru karet, ditambah 7 lainnya terkena tembak gas air mata dan luka bakar, dalam konfrontasi yang meletus di Ramallah dan al-Birah, di pos militer Qalindia, Qalqilia dan Betlehem.

Sumber-sumber medis Palestina mencatat, 23 warga terluka akibat konfrontasi yang meletus antara pemuda dan pasukan penjajah Zionis di tiga titik di kota Ramallah dan al-Birah di wilayah tengah Tepi Barat.

Konfrontasi sengit meletus antara puluhan mahasiswa dan pasukan penjajah Israel yang ada di pos militer Atara di utara Ramallah. Konfrontasi lain terjadi di desa Badrus di barat kota. Sementara itu, konfrontasi kembali meletus di gerbang utara kota al-Birah.

Para saksi mata menyatakan bahwa pasukan penjajah Israel menyerang dua wartawan dan tim medis yang ada untuk meliput konfrontasi di kampung Balu di utara al Birah. Dua orang wartawan terluka.

Keduanya adalah Syadi Hatim dari Radio “Rayah FM” dan Kamerawan Kantor Berita “Wafa”, Baha Nashr. Salah satu kendaraan medis mengalami serangan tembakan langsung dari pasukan Israel sehingga menghancurkan kaca depan mobil.

Di barat Ramallah, dua pemuda terluka terkena tembakan peluru karet, di samping sejumlah lainnya mengalami sesak nafas dalam konfrontasi dekat tembok pemisah rasial di daerah barat desa Badrus di barat Ramallah.

Di Abu Deis, timur al-Quds, puluhan pemuda Palestina mengalami sesak nafas setelah mereka keluar dalam pawai dari “Universitas al-Quds” di Abu Deis menuju tembok pemisah rasial. Pasukan penjajah Israel menembaki mereka dengan meriam gas dan suara.

Di barat laut al-Quds, pasukan penjajah Israel menyerbu rumah warga dan melukai pemilik rumah. Konfrontasi meletus dan mengakibatkan seorang pemuda terluka tertembak peluru karet.

Di pos militer Qalindia di utara al-Quds, pasukan penjajah Israel menutup pos dari dua arah setelah terdengar suara tembakan dari pihak Palestina, setelah pemakaman dua korban Ahmad Abu Aisy (30) dan Laits Asad (20), yang gugur ditembak pasukan Israel setelah penyerbuan pasukan Israel ke kamp pengungsi Qalindia Senin pagi.

Konfrontasi meletus setelah pemakaman, Sembilan pemuda terluka, ditambah sejumlah lainnya mengalami sesak nafas. Di kota Betlehem, lima pemuda terluka tembak peluru tajam dalam konfrontasi dengan pasukan Israel dekat pos militer di utara kota. Sementara di Qalqilia, dua pemuda terluka ditembak pasukan Israel.

Di Nablus, konfrontasi meletus antara pasukan penjajah Israel dan pemuda Palestina di tenggara Nablus, wilayah utara Tepi barat. Seorang pemuda terluka tembak.

Faksi-faksi nasional di al-Quds menyerukan aksi mogok atas gugurnya korban di kamp pengungsi Qilindia. Mereka menyerukan kepada seluruh orang Palestina untuk melakukan mobilisasi umum di seluruh wilayah konfrontasi dengan pasukan penjajah Israel. – PIP

Advertisement