Iran Kembali Umumkan Pembatalan Sholat Jumat untuk Hindari Penyebaran Corona

Ilustrasi sholat/ ISt

TEHERAN – Iran mengumumkan pembatalan salat Jumat besok dan menjadi minggu kedua,  ketika negara tersebut berjuang mengendalikan wabah virus corona.

Iran melaporkan 92 kematian di antara 2.922 penderita yang dikonfirmasi, jumlah terbanyak di antara negara mana pun di luar China.

Di antara yang sakit termasuk pegawai pemerintah, dan negara Timur Tengah itu membatalkan salat Jumat untuk minggu kedua secara berturut-turut.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) jumlah kematian melonjak di Iran, Italia, dan Korea Selatan dimana tercatat 80% penderita baru terjadi di luar China. Secara keseluruhan, lebih dari 94.000 orang terpapar virus corona di seluruh dunia, termasuk lebih dari 3.200 kematian.

“Orang takut dan tidak pasti. Rasa takut adalah respon manusia yang alami terhadap ancaman apa pun,” kata kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, dilansir VOA. “Tapi ketika kita mendapat data lebih banyak, pemahaman tentang virus itu dan penyakit yang ditimbulkannya semakin bertambah banyak.”

 

Advertisement