Israel Kembali Gempur Beirut Selatan

Bangunan hancur akibat serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, Selasa (30/7/2024). (Foto: AFP)

BEIRUT – Pesawat tempur Israel kembali melancarkan serangan udara di selatan Beirut pada Kamis, setelah situasi sempat tenang selama beberapa jam.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa jet tempur Israel melancarkan dua serangan terhadap bangunan di area Chouaifet El Aamroussieh.

Sebelumnya, militer Israel telah memperingatkan warga di kawasan Haret Hreik untuk mengosongkan bangunan sebagai persiapan serangan udara.

“Kepada semua orang yang tinggal di pinggiran selatan, khususnya di gedung yang ditandai pada peta terlampir dan bangunan sekitar Haret Hreik: Anda tinggal di dekat fasilitas Hizbullah yang akan segera menjadi sasaran tentara Israel,” kata juru bicara militer Avichay Adraee kepada penduduk melalui pernyataan di X.

Adraee menginstruksikan warga untuk menjauhi bangunan tersebut dan sekitarnya sejauh 500 meter. Dia juga menyertakan peta yang menandai empat bangunan di Haret Hreik, Al-Laylaki, dan Borj El Brajneh.

Wilayah pinggiran selatan Beirut, dikenal sebagai Dahieh, merupakan basis utama Hizbullah. Haret Hreik, yang terletak di jantung pinggiran selatan, memiliki luas 1,82 kilometer persegi.

Area ini adalah benteng politik bagi Hizbullah, yang juga menampung kantor keamanan, politik, pusat komando, kantor parlemen, dan Dewan Syura kelompok tersebut.

Israel telah melancarkan serangan udara besar-besaran ke Lebanon sejak bulan lalu dengan mengklaim target-target Hizbullah, seiring eskalasi konflik lintas perbatasan antara Israel dan Hizbullah yang meningkat sejak serangan Israel di Jalur Gaza.

Tahun ini, Israel memperluas konflik dengan meluncurkan serangan darat di Lebanon selatan pada 1 Oktober.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here